Kamis, 29 Desember 2011

Cara Atasi Knalpot Mbledug Pada Motor Anda




DUAR! Suatu saat Anda sedang berkendara dan tiba-tiba Anda dan pengemudi disekitar Anda dikagetkan dengan bunyi keras mirip letusan senapan yang berasal dari kenalpot motor Anda. Malu dan menjengkelkan. Karena tidak hanya suasana hati yang berubah, tapi terlebih itu performa kendaraan Anda pun menurun. Seperti tersendat-sendat.

Jangan kuatir, Suara Merdeka Otomotifakan mencoba memberi solusi bagi masalah Anda ini.

1- Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mengecek tuas choke (cuk), kemudian pastikan bahwa choke tersebut berada dalam posisi off atau tertutup.

Kondisi choke yang terbuka dapat menyebabkan pembakaran menjadi tak sempurna, karena bensin mengalami percampuran sehingga basah akibat bensin pada busi. Hal ini menyebabkan busi menjadi tak awet.

2- Apabila choke motor telah tertutup tapi masih terjadi kasus knalpot mbledug, bisa juga karena tuas memang tertutup tapi kabel tak sepenuhnya menutup choke pada karburator. Biasanya hal tersebut karena kabel choke yang karatan. Solusinya mudah, buka kabel choke yang menuju karburator kemudian bersihkan karatnya dengan bensin.

3- Bila langkah satu Anda merasa tak ada masalah, berarti masalahnya memang ada pada busi Anda. Bisa knalpot mbledug Anda merupakan pertanda usia pemakaian busi Anda telah berakhir. Bisa jadi elektroda busi sudah terlalu basah atau karena kerak yang terlalu banyak menempel pada busi. Kalau sudah begitu solusinya kubur busi lama, beli yang baru.

4- Langkah ke empat terbilang yang sering dilakukan. Lakukan pengecekan ringan (service) di bengkel-bengkel langganan Anda.

Pengecekan yang dilakukan bisa mencakup setting pada karburator agar pembagian udara dengan aliran bensin bisa seimbang.

Kerja jarum skep mengandalkan karet yang berasal dari kevakuman. Bila karet vakum sudah mulai aus, maka proses kevakuman jadi tidak sempurna dan ini juga merupakan sebab terjadinya knalpot mbledug.

5- Terakhir, periksa pasokan atau suplai udara bersih ke dalam ruang bakar. Gejala demikian bisa terdeteksi ketika motor berakselerasi dan gas ditutup penuh, pastinya menyebabkan putaran mesin menurun dan timbulah suara ledakan. Periksa sistem air secondary system dengan seksama.

dikutip dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar